Jumat, 20 September 2013

Sedikit Mengenai kelebihan dan kekurangan Point Blank

Kelebihan
  • Pemaksimalan tampilan grafis
Point Blank dirancang dengan mesin game I-Cube Engine yang membuatnya menghasilkan objek dan efek realistis. Graphics Quality I-Cube Engine ini juga memungkinkan Point Blank untuk menampilkan kualitas grafik kelas tinggi meskipun hanya dengan system requirement yang cukup rendah. Kelebihan lain, pemain dapat mengatur sendiri tingkat kualitas grafik agar disesuaikan dengan spesifikasi komputer yang digunakan.
  • Mode yang banyak
Salah satu yang menarik dari Point Blank adalah mode game yang cukup banyak. Anda bisa memilih Death Match, Boms Mission, Destroy, Eliminate, Shotgun Match dan AI Match. Setiap mode memiliki aturan sendiri dan dengan misi berbeda.
  • Fitur kelompok Clan
Tersedia Clan atau lebih mirip kelompok, dimana Anda bisa bergabung didalamnya seizin pemimpin yang disebut Master. Anda yang tergabung dalam Clan juga dapat melakukan pertandingan melawan Clan lain dalam server khusus Caln. Pertandingan antar Clan sering disebut dengan kata ‘War’.
  • Tempat yang banyak dan berbeda-beda
Awalnya Point Blank tidak mempunyai banyak tempat, namun sekarang sudah berkembang dengan berbagai Map baru. Map Point Blank juga bermacam-macam bentuknya, mulai dari komplek pertokoan, rumah sakit, tempat latihan militer, gudang, rumah mewah, hotel sampai stasiun.
  • Senjata yang lengkap
Ada banyak senjata militer yang biasa digunakan oleh tentara yang dapat Anda temukan dalam Point Blanl. Diantaranya yang populer adalah Sniper Riffle, MP7, AK-47, Kriss SV, P90, SG 550 Ext, Dragonav, F2000 dan lain-lain.
Setelah membahas beberapa kelebihan yang ada, mari kita bahas kekurangan Point Blank yang sangat mencolok sebagai FPS terpopuler di Indonesia
Kekurangan
  • Minim karakter
Sayang sekali bahwa karakter dalam Point Blank dianggap sangat terbatas. Memang secara total ada sekitar 8 karakter, dengan proporsi 4 untuk Free Rebel yakni Red Bulls, Tarantula, D-Fox, dan Viper Red serta 4 lagi untuk CT Force yakni Acid Pool atau Paul, Keen Eyes, Leopard dan Hide. Dari antara 8 karakter tersebut hanya Red Bulls dan Acid Poll yang tersedia gratis. Sisanya Anda hanya bisa menggunakan dengan membeli cash maupun menggunakan poin exp untuk karakter Tarantula saja.
  • Mahalnya harga senjata
Turut menyedihkan bahwa banyak anak-anak usia belasan tahun menghabiskan puluhan, ratusan bahkan jutaan rupiah hanya untuk membeli cash Point Blank. Cash tersebut bisa digunakan untuk membeli senjata bagi karakter pemain. Hanya saja harganya relatif sangat mahal, untuk cash 1000 dihargai Rp 10 ribu, padahal harga satu senjata termurah kira-kira mencapai1250 cash. Harga pembelian tersebut hanya berlaku untuk satu senjata dengan rentan waktu 3 hari berakumulasi. Untuk senjata yang berlaku hingga 30 hari dibutuhkan cash mencapai 8000. Belum lagi untuk pembelian item lain seperti Hollow point, Smoke, Bomb, Helm, dan lain sebagainya.
  • Cheater merajalela
Salah satu yang terkenal dari game Point Blank tentunya adalah cheater. Cheater adalah para pemain curang yang menggunakan bantuan aplikasi ilegal agar karakternya mempunyai keunggulan, daya, kekuatan, amunisi yang lebih dari karakter biasa. Bahkan bisa saja cheater mempunyai kemampuan tidak terbatas. Sebagai contoh karakter yang menggunakan cheater dapat menembakan pelurunya hingga tembus tembok (wallshot), dapat melihat bayangan musuh (WH), memiliki peluru tidak terbatas, karakter tidak dapat mati, serta dapat menembus bawah tanah. Bahkan sempat populer cheat Exp dimana karakter berpangkat rendah bisa tiba-tiba mempunyai pangkat sekelas Mayor. Kehadiran cheater inilah yang sempat membuat reputasi Point Blank anjlok dan membuktikan bahwa game ini mempunyai sistem yang dapat ditembus.
Dalam menangani cheater pihak Gemscool telah membuat sistem VK (vote kick) yang berfungsi mengeluarkan karakter cheater dari pertandingan. Demikian beberapa pembahasan tentang kelebihan dan kekurangan Point Blank, sebagai game FPS terpopuler di Indonesia. [ALX]

Kamis, 02 Mei 2013

ARTIKEL VISUAL BASIC


1.      Horizontal Scroll Bar:  garis gulir kiri,kanan tampilan
2.      Vertical Scroll Bar :  garis gulir atas,bawah
3.      Timer : waktu
4.      Splitter : pembagi
5.      Domain Up Down : kalimat ke atas bawah
6.      Numeric Up Down : Nomer atas bawah
7.      Track Bar : tampilan pelacak
8.      Progress Bar : tampilan proses
9.      Rich Text Box :
10.  Image Lis t: daftar foto
11.  Help Provider : bantuan provider
12.  Tool Tip : tips alat
13.  Context Menu : conten yang ada
14.  Tool Bar : tampilan alat
15.  Status Bar : tampilan status
16.  Notify Icon : pemberitahuan icon
17.  Open File Dialog : membuka data percakapan
18.  Save File Dialog : menyimpan data percakapan
19.  Font Dialog : model percakapan
20.  Color Dialog : warna percakapan
21.  Print Dialog : cetak percakapan
22.  Print Preview Dialog : cetak melihat dialog
23.  Print Preview Control : cetak melihat kontrol
24.  Error Provider: kesalahan provider
25.  Print Document : cetak dokumen
26.  Page Setup Dialog : halaman pengaturan percakapan
27.  Pointer: penunjuk
28.  Label : judul
29.  Link Label : alamat judul
30.  Command Button : tombol petunjuk
31.  Text Box : kotak tulisan
32.  Main Menu : menu utama
33.  Check Box : mengechek kotak
34.  Radio Button : tombol radio
35.  Group Box : grup kotak
36.  Picture Box : gambar kotak
37.  Panel : panel
38.  Datagrid : data urutan
39.  List Box: daftar kotak
40.  Checked List Box: mengechek daftar kotak
41.  Combo Box : kombo kotak
42.  List View: melihat daftar
43.  Tree View: melihat deretan
44.  Tab Control : pengatur tab
45.  Date Time Picker : data waktu 
46.  Month Calendar : kalendar bulan
47.  Title Field : Isian Judul
48.  Klik : Menekan
49.  Caption : Judul Halaman
50.  Import : Memasukkan
51.  Window : Jendela
52.  Fill Color : Isi Warna
53.  Layer Sound : Lapisan Suara
54.  View Code : melihat code
55.  View Object : melihat objek
56.  Togle Folder : menyimpan folder
57.  File : Berkas
58.  Date : Tanggal
59.  Title Field : Isian Judul
60.  Import : Memasukkan
61.  Window : Jendela

Jumat, 01 Februari 2013

Ejaan Yang Disempurnakan

EYD(Ejaan Yang Disempurnakan)

Pemakaian huruf
1.    Huruf abjad. Ada 26 yang masing-masing memiliki jenis huruf besar dan kecil.
2.    Huruf vokal. Ada 5: a, e, i, o, dan u. Tanda aksen é dapat digunakan pada huruf e jika ejaan kata menimbulkan keraguan.
3.    Huruf konsonan. Ada 21: b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z.
1.   Huruf c, q, v, w, x, dan y tidak punya contoh di akhir kata.
2.   Huruf x tidak punya contoh di tengah kata.
3.   Huruf q dan x digunakan khusus untuk nama dan keperluan ilmu.
4.    Diftong. Ada 3: ai, au, dan oi.
5.    Gabungan konsonan. Ada 4: kh, ng, ny, dan sy.
6.    Pemenggalan kata
1.   Kata dasar
1. Di antara dua vokal berurutan di tengah kata (diftong tidak pernah diceraikan): ma-in.
2. Sebelum huruf konsonan yang diapit dua vokal di tengah kata: ba-pak.
3. Di antara dua konsonan yang berurutan di tengah kata: man-di.
4. Di antara konsonan pertama dan kedua pada tiga konsonan yang berurutan di tengah kata: ul-tra.
2.   Kata berimbuhan: Sesudah awalan atau sebelum akhiran: me-rasa-kan.
7.    Huruf kapital
1.   Huruf pertama pada awal kalimat
2.   Huruf pertama petikan langsung
3.   Huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan dan kitab suci, termasuk kata ganti untuk Tuhan
8.    Huruf miring
1.   Nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam tulisan
2.   Huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata yang ditegasan atau dikhususkan
3.   Kata nama ilmiah atau ungkapan asing kecuali yang telah disesuaikan ejaannya
Penulisan kata
1.    Kata dasar. Ditulis sebagai satu kesatuan
2.    Kata turunan
1.   Ditulis serangkai dengan kata dasarnya: dikelola, permainan
2.   Imbuhan ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya, tapi unsur gabungan kata ditulis terpisah jika hanya mendapat awalan atau akhiran: bertanggung jawab, garis bawahi
3.   Imbuhan dan unsur gabungan kata ditulis serangkai jika mendapat awalan dan akhiran sekaligus: pertanggungjawaban
4.   Ditulis serangkai jika salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai dalam kombinasi: adipati, narapidana
5.   Diberi tanda hubung jika bentuk terikat diikuti oleh kata yang huruf awalnya adalah huruf kapital: non-Indonesia
6.   Ditulis terpisah jika kata maha sebagai unsur gabungan diikuti oleh kata esa dan kata yang bukan kata dasar: maha esa, maha pengasih
3.    Kata ulang. Ditulis lengkap dengan tanda hubung: anak-anak, sayur-mayur
4.    Gabungan kata
1.   Ditulis terpisah antarunsurnya: duta besar, kambing hitam
2.   Dapat ditulis dengan tanda hubung untuk menegaskan pertalian di antara unsur yang bersangkutan untuk mencegah kesalahan pengertian: alat pandang-dengar, anak-istri saya
5.    Kata ganti
1.   Ku dan kau ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya: kusapa, kauberi
2.   Ku, mu, dan nya ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya: bukuku, miliknya
6.    Kata depan. di, ke, dan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, kecuali daripada, kepada, kesampingkan, keluar, kemari, terkemuka
7.    Kata sandang. si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya: sang Kancil, si pengirim
8.    Partikel
1.   Partikel -lah, -kah, dan -tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya: betulkah, bacalah
2.   Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya: apa pun, satu kali pun
9.    Singkatan dan akronim
Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan, jabatan atau pangkat diikuti dengan tanda titik: A.S. Kramawijaya, M.B.A.
10. Angka dan lambang bilangan. Angka dipakai untuk menyatakan lambang bilangan atau nomor yang lazimnya ditulis dengan angka Arab atau angka Romawi.
1.   Fungsi
1. menyatakan (i) ukuran panjang, berat, luas, dan isi (ii) satuan waktu (iii) nilai uang, dan (iv) kuantitas,
2. melambangkan nomor jalan, rumah, apartemen, atau kamar pada alamat,
3. menomori bagian karangan dan ayat kitab suci,
2.   Penulisan
1. Lambang bilangan utuh dan pecahan dengan huruf
2. Lambang bilangan tingkat
Penulisan tanda baca
1.    Tanda titik
Dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan
2.    Tanda koma